Darinya Aku belajar tentang hakikat seorang pemimpin. Pada setiap waktu yang dijalaninya, pada setiap aktivitas yang dilakukannya. Hakikat Sang Pemimpin, hakikat sang pendengar. Hakikat Sang Pemimpin, hakikat menjadi seorang teman. Berjalanlah ia di jalan yang panjang. Tak banyak waktu yang dimilikinya, tapi akan selalu ada ruang baginya untuk mendengar. Ruang itu menjelma menjadi sebuah investasi tanpa sadar, melahirkan jejak-jejak penunjuk arah. Pengikut jejak itu takkan tersesat dan tetap dekat sampai penghujung jalan.